Sunday, October 7, 2012

Tempat Wisata Di Ponorogo

puncak pringgitan ponorogo


ponorogo adalah kota wisata juga kota reog.asal dari kesenian reog ponorogo.dan banyak lagi tempat wisata nya.ada puncak gunung diantaranya yg disebut puncak gunung pringgitan yang tiap malam bulan purnama banyak anak muda.datang berkemping kesana bermacam 2 anak muda berasal ada dari ponorogo dan sekitarnya juga ada dari kota luar ponorogo.anda minat mengujunginya tepatnya di daerah kecamatan slahung ponorogo,bisa lewat desa caluk jln dukuh pamungan, bisa juga lewat desa wates,maupun desa broto kambeng. kecamatan slahung.puncak gunung pringgitan tepatnya kearah selatan dari kota ponorogo.bisa naik bis jurusan ponorogo
pacitan.pemandangan puncak pringgitan sungguh sangat mempesona sehingga banyak yang berkemping kesana ,mari kami undang datang ketempat puncak gunung pringgitan yang suasananya sangat alami dan asri..

Wisata Beji Sirah Keteng


Satu lagi objek wisata budaya dan sejarah yang ada di Ponorogo, yaitu Beji Sirah Keteng. Objek wisata ini tepatnya berada di desa Bedingin Kecamatan Sambit Ponorogo. Objek wisata ini berupa beji (kolam) dan sebuah arca. Beji Sirah Keteng merupakan suatu kolam yang seluas kurang lebih 1 hektare. didekat kolam juga terdapat sebuah arca manusia raksasa. penduduk setempat menamakan arca “Ratu Boko“. Konon, Kolam Beji Sirah Keteng merupakan tempat pemandian Ki Ageng Kutu atau Ki Ageng Suryo Ngalam, dan menurut warga setempat, arca tersebut merupakan penggambaran kepala Prabu Ratu Boko, raja raksasa yang suka memakan daging manusia, yang tewas di tempat tersebut oleh seorang sakti mandraguna bernama Ki Ajar Prono.
Tempat ini juga bisa dijadikan tempat alternatif untuk menyalurkan hoby atau olah raga renang, khususnya warga Ponorogo yang bertempat tinggal didaerah Ponorogo bagian timur dan selatan. Pada waktu saya dan teman saya berkunjung ke lokasi, tampak sepi, mungkin karena bukan pada waktu hari libur, dan disekitar beji juga mulai banyak dibangun warung-warung milik warga sekitar yang menyediakan makanan kecil dan minuman. Jadi tidak ada salahnya jika kita mampir ke Ponorogo, tempat ini kita jadikan daftar tempat-tempat yang wajib kita kunjungi.
Buku yang menemani penulisan : ” Mengenal Potensi dan Dinamika Ponorogo jawa Timur”




Wisata Telaga Ngebel
Udara sejuk dan angin sego-sepoi menyelimuti obyek wisata Telaga Ngebel. Panorama asri dan indah mempesona pengunjungnya. Para pencari ikan asyik menangkapi penghuni telaga. Lalu sajian ikan bakar dari telaga kian menambah betah siapapun yang hadir disana.
Telaga Ngebel cukup unik dan menarik dibandingkan dengan telaga-telaga lain yang ada di wilayah Jawa Timur. Telaga anggun yang cukup luas ini dikelilingi rimbunnya pepohonan lereng gunung. Kondisi alamnya sangat berprospek baik bila dikembangkan lebih lanjut bahkan dapat menjadi aset Pemerintah Kabupaten Ponorogo dalam meningkatkan perekonomian, khususnya bagi masyarakat sekitar obyek wisata itu sendiri.
Telaga Ngebel ibarat tambang emas yang menunggu sentuhan investor, sehingga dapat bersolek dan menjadi ikon kedua di Kabupaten Ponorogo setelah kesenian Reog. Obyek wisata ini layak untuk dikunjungi lantaran masih bersuasana alami dan indah. Kondisi seperti ini dipastikan mampu menghilangkan kepenatan atau kelelahan usai didera kesibukan sehari-hari.
Konon cerita yang berkembang di masyarakat, Telaga Ngebel mempunyai cerita unik yang didasarkan pada kisah seekor ular naga bernama “Baru Klinting”. Sang Ular ketika bermeditasi secara tak sengaja dipotong-potong oleh masyarakat sekitar untuk dimakan. Secara ajaib sang ular menjelma menjadi anak kecil yang mendatangi masyarakat dan membuat sayembara, untuk mencabut lidi yang ditancapkan di tanah.
Namun tak seorangpun berhasil mencabutnya. Lantas dia sendirilah yang berhasil mencabut lidi itu. Dari lubang bekas lidi tersebut keluarlah air yang kemudian menjadi mata air yang menggenang hingga membentuk Telaga Ngebel.
Legenda Telaga Ngebel, terkait erat dan memiliki peran penting dalam sejarah Kabupaten Ponorogo. Konon salah seorang pendiri Kabupaten ini yakni Batoro Kantong. Sebelum melakukan syiar Islam di Kabupaten Ponorogo, Batoro menyucikan diri terlebih dahulu di mata air, yang ada di dekat Telaga Ngebel yang kini dikenal sebagai Kucur Batoro.
Buat Jalan Tembus
Bupati Ponorogo Muhadi Sujono mengakui Telaga Ngebel memang cukup potensial untuk dikemhangkan menjadi daerah tujuan wisata sekaligus sebagai penopang ekonomi masyarakat maupun daerah kabupaten itu sendiri. Namun satu hal yang menjadi kendala aset menuju ke obyek ini baru bisa ditempuh melalui satu jalur, sehingga membuat para investor enggan melirik atau menanamkan modalnya untuk membangun obyek wisata pendukung (sport tourism) di telaga ini.
Dalam waktu dekat, Kabupaten Ponorogo akan bekerja sama dengan kabupaten Madiun dan Nganjuk untuk membuat jalan tembus menuju ke Telaga Ngebel. “Saya akan mengusulkan rencana proyek ini ke Pemerintah Provinsi Jawa Timur agar dapat segera terealisasi,” kata Muhadi Sujono. Dia yakin dengan adanya beberapa alternatif jalan menuju obyek wisata Telaga Ngebel, tidak menutup kemungkinan investor akan tertarik untuk menanamkan modalnya disini.
Kabupaten Ponorogo, cukup kaya akan potensi pariwisatanya, baik wisata budaya maupun wisata alam. Salah satunya event nasional yang berakar dari tradisi masyarakat, yaitu Grebeg Suro yang biasanya digelar pada Festival Reog Nasional. Kegiatan ini dikemas secara matang sehingga cukup layak jual di pasar Wisata internasional. Event Grebeg Suro telah menjadi kalender wisata nasional, dan cukup menarik bagi wisatawan mancanegara untuk berkunjung di kota kecil di Jawa Timur ini.
Sedangkan kesenian reog sudah menjadi identitas bagi kabupaten Ponorogo. Oleh karenanya kabupaten ini disebut juga dengan Kota Reog. Pentas seni reog sudah dikenal luas di Indonesia bahkan mancanegara. Di setiap sudut kota dapat dijumpai miniatur-miniatur reog.
Tips Perjalanan
0byek wisata Telaga Ngebel terletak sekitar 24 km kearah timur laut dari pusat kota Kabupaten Ponorogo Jawa Timur, tepatnya berada di Gunung Wilis dengan ketinggian 750 meter diatas permukaan laut, dengan suhu sekitar 22 derajad celcius. Luas permukaan telaga 15 km dengan dikelilingi jalan sepanjang 5 km. Panoramanya sangat indah dan menakjubkan. Udaranya sejuk dan kondisi alamnya masih asri.
Di kawasan Telaga Ngebel, aneka ragam buah sepertu durian, manggis, dan pundung. Di Telaga Ngebel setiap satu tahun sekali diselenggarakan ritual budaya berupa Larungan Sesaji pada tahun baru Hijriyah/Tahun baru Islam 1 Muharam atau

WISATA AIR TERJUN PLETUK

Selain tempat wisata Telaga Ngebel, Ponorogo masih banyak terdapat tempat wisata yang menarik dan sangat mempesona. Tetapi karena kurangnya perhatian dari Pemkab maka tempat wisata itu terkesan tidak terawat sehingga tidak ada wisatawan yang mengunjungi tempat tersebut karena tidak layaknya fasilitas yang ada. Beberapa tahun belakangan ini Pemkab Ponorogo mengembangkan wisata alam yang dulu sempat tidak terawat dan sekarang pun telah disulap menjadi tempat wisata yang menjanjikan.
Tempat wisata itu bernama Air Terjun Pletuk. Air Terjun Pletuk terletak di Kecamatan Sooko, sebelah tenggara dari pusat kota Ponorogo atau lebih tepatnya sebelah selatan dari Kecamatan Pulung. Akses jalan untuk menuju tempat wisata ini sangat mudah karena telah diaspal halus dengan disertai pemandangan pegunungan yang indah.
Bagi anda yang ingin pergi berwisata ke Air Terjun Pletuk dengan mengendarai kendaraan pribadi tidak terlalu sulit untuk menuju ke lokasi karena akses jalan yang mudah dan disertai dengan tanda penunjuk lokasi yang jelas sehingga anda tidak akan kesasar bagi yang belum tahu lokasi tempat wisata tersebut. Dan bagi anda yang ingin menggunakan jasa angkutan umum, akses trasnportasi untuk menuju ke lokasi pun juga sangat mudah. Dari terminal bus Seloaji langsung saja naik angkutan umum dengan jurusan Sooko, ongkos angkutan umum tidak terlalu mahal kurang lebih sekitar Rp 5.000,00. Setelah sampai di pasar Sooko, disana telah ada pengendara ojek yang siap untuk mengantar anda menuju lokasi wisata.
Sesampainya di lokasi anda diwajibkan untuk membayar tiket masuk terlebih dulu. Di tempat wisata Air Terjun Pletuk ini telah dibangun fasilitas-fasilitas yang sudah cukup memadahi seperti tempat parkir yang luas, mushola, toilet serta warung makan yang banyak tersedia disana. Di tempat ini juga terdapat area climbing bagi para pengunjung yang hendak melakukan atau menginginkan memanjat tebing yang curam.
Meskipun telah dibangun fasilitas-fasilitas pendukung tidak membuat tempat wisata ini kehilangan keasriannya. Udara yang sejuk dan pemandangan yang sangat indah membuat tempat wisata Air Terjun Pletuk ini menjadi tempat yang pas untuk berlibur akhir pekan dan untuk sekadar melepas penat setelah selama seminggu bekerja keras yang membutuhkan konsentrasi tinggi.

0 komentar:

Post a Comment