Saturday, October 6, 2012

Reyog Ponorogo Mengguncang IPB



barengBogor, IPB. Setelah dari bulan Juli mempersiapkan pementasan Reyog akhirnya Minggu, 2 Desember 2007 Reyog Ponorogo bisa tampil dan memukau seluruh penonton yang memadati GWW IPB dalam Gebyar Nusantara IPB 2007. Pertunjukan Reyog kemarin bukan merupakan reaksi atas isu klaim Malaysia terhadap Reyog, namun pertunjukan itu merupakan sebuah program kerja Keluarga Mahasiswa Ponorogo di IPB (KMPB) MANGGOLO PUTRO yang bertujuan untuk memperkenalkan dan meningkatkan rasa cinta terhadap kesenian daerah.
Pagelaran Reog tadi malam sungguh membuat penonton terkesima dan memberikan applaus besar, Pak Mactik pun terksemia dan selalu geleng2 kepala menandakan bagaimana beliau terpesona oleh kelincahan dan keindahan tarian yang dibawakan oleh Paguyuban Seni Reyog Mahasiswa Simo Budi Utomo UNMUH Ponorogo. Sebagai pembuka pagelaran para Warok tampil dengan gagah dan “sangar” menandakan kehebatan dan kewibawaannya. Kemudian disusul oleh Jathil yang menggambarkan pasukan berkuda yang selalu mengawal. Pujangganong menyusul dengan ciri khas topeng yang sangar mempunyai kelincahan dalam berperang, lucu, dan cekatan yang menggambarkan sebgai Patih dari Prabu Klono Sewandono. Dan kemudian muncul dua buah Dhadak Merak yang menggambarkan sebagai Singa Barong. Singa Barong merupakan kompetitor Paru Klono Sewandono dalam merebut hati Dewi
Songgolangit yang cantik jelita, putri dari kerajaan Kediri.
“Wah, saya baru melihat tarian yang seperti ini, benar-benar luar biasa”, Salah satu komentar dari mahasiswa asal Aceh. Yah, begitulah tanggapan dari para penonton yang berjumlah kurang lebih 3000 orang. Pagi harinya kami mendapat SMS dari salah satu petingi IPB yang berhubungan dengan promosi “Luar biasa salut buat Ponorogo…”. Begitulah kira-kira tanggapan sebagian kecil dari penonton.
Penyelenggaraan Reyog Ponorogo Goes to Campus terlaksana berkat bantuan berbagai pihak. Kami mengucapkan beribu terima kasih kepada:
  1. Pemerintah Kabupaten Ponorogo
  2. Dinas Pariwisata Kabupaten Ponorogo
  3. Institut Pertanian Bogor
  4. UniversitasMuhammadiyah Ponorogo
  5. Badan Eksekutif Mahasiswa KM IPB
  6. Paguyuban Seni Reyog Mahasiswa “Simo Budi Utomo” Universitas Muhammadiyah Ponorogo
Secara khusus kami juga mengucapkan terima kasih kepada:
  1. Bapak Drs. Gunardi, M.Si.
  2. Ibu Dr. Ir. Sriani Suprihatini, MS.
  3. Bapak Judiono
  4. Bapak Bambang Wibisono
  5. Ibu Wiwik DP
  6. Para donatur yang tidak bisa kami sebutkan satu-persatu
  7. Dan kepada seluruh panitia, tanpa kehadiran kalian kita bukan berarti apa-apa.
Tak ada gading yang tak retak, begitu juga dalam penyelenggaran kegiatan ini. Kami mohon maaf atas segala khilaf. Harapannya semoga dengan kegiatan ini rasa cinta terhadap kesenian nasional kembali tertanam dan senantiasa melestarikan kebudayaan nasional. Untuk rekan-rekan Universitas Muhammdaiyah Ponorogo semoga kerjasama dan silaturahmi yang telah terjalin dapat terus dilanjutkan dalam berbagai hal demi terwujudnya tatanan masyarakat yang lebih baik.(wongbagoes)

0 komentar:

Post a Comment