Reog Ponorogo

Pada dasarnya ada lima versi cerita populer yang berkembang di masyarakat tentang asal-usul Reog dan Warok, namun salah satu cerita yang paling terkenal adalah cerita tentang pemberontakan Ki Ageng Kutu, seorang abdi kerajaan pada masa Bra Kertabumi, Raja Majapahit terakhir yang berkuasa pada abad ke-15. Ki Ageng Kutu murka akan pengaruh kuat dari pihak rekan Cina rajanya dalam pemerintahan dan prilaku raja yang korup, ia pun melihat bahwa kekuasaan

Reog Ponorogo

Pada dasarnya ada lima versi cerita populer yang berkembang di masyarakat tentang asal-usul Reog dan Warok, namun salah satu cerita yang paling terkenal adalah cerita tentang pemberontakan Ki Ageng Kutu, seorang abdi kerajaan pada masa Bra Kertabumi, Raja Majapahit terakhir yang berkuasa pada abad ke-15. Ki Ageng Kutu murka akan pengaruh kuat dari pihak rekan Cina rajanya dalam pemerintahan dan prilaku raja yang korup, ia pun melihat bahwa kekuasaan

Reog Ponorogo

Pada dasarnya ada lima versi cerita populer yang berkembang di masyarakat tentang asal-usul Reog dan Warok, namun salah satu cerita yang paling terkenal adalah cerita tentang pemberontakan Ki Ageng Kutu, seorang abdi kerajaan pada masa Bra Kertabumi, Raja Majapahit terakhir yang berkuasa pada abad ke-15. Ki Ageng Kutu murka akan pengaruh kuat dari pihak rekan Cina rajanya dalam pemerintahan dan prilaku raja yang korup, ia pun melihat bahwa kekuasaan

Reog Ponorogo

Pada dasarnya ada lima versi cerita populer yang berkembang di masyarakat tentang asal-usul Reog dan Warok, namun salah satu cerita yang paling terkenal adalah cerita tentang pemberontakan Ki Ageng Kutu, seorang abdi kerajaan pada masa Bra Kertabumi, Raja Majapahit terakhir yang berkuasa pada abad ke-15. Ki Ageng Kutu murka akan pengaruh kuat dari pihak rekan Cina rajanya dalam pemerintahan dan prilaku raja yang korup, ia pun melihat bahwa kekuasaan

Reog Ponorogo

Pada dasarnya ada lima versi cerita populer yang berkembang di masyarakat tentang asal-usul Reog dan Warok, namun salah satu cerita yang paling terkenal adalah cerita tentang pemberontakan Ki Ageng Kutu, seorang abdi kerajaan pada masa Bra Kertabumi, Raja Majapahit terakhir yang berkuasa pada abad ke-15. Ki Ageng Kutu murka akan pengaruh kuat dari pihak rekan Cina rajanya dalam pemerintahan dan prilaku raja yang korup, ia pun melihat bahwa kekuasaan

Showing posts with label ponorogo. Show all posts
Showing posts with label ponorogo. Show all posts

Sunday, October 21, 2012

MUTIARA CINTA

“Disaat cinta mendustai kita , mengapa kita seolah-olah tak lagi mempercayai akan makna cinta tersebut , lalu kita berpikir bahwa cinta hanyalah kata-kata yang penuh dengan kebohongan “
“Janganlah engkau mengucapkan kata-kata cinta , sebelum engkau mengerti makna cinta tersebut , karena kata cinta hanyalah tersusun dari lima huruf , namun mempunyai makna yang besar”
“ Adakala dimana cinta harus memberi sebagian dari kebahagiaan yang engkau miliki kepada orang lain , maka disuatu saat engkau akan menerima balasan dari cinta tersebut , walau bukan dari orang yang engkau beri cinta itu “
Jika engkau memberikan cintamu kepada seseorang , maka janganlah engkau berharap akan untuk menerima balasan dari cinta yang engkau berikan tersebut “
“ Jika engkau ingin menanam cinta hari ini , maka janganlah engkau bermimpi akan memetik hasilnya hari itu juga , tapi biarkan cinta itu tumbuh dengan sendirinya , walau itu akan butuh waktu yang sangat lama”
“ Cinta yang di mulai dengan cepat , maka akan berakhir dengan cepat pula ”
“ Cinta bukanlah bagaimana kamu melihat tapi bagaimana kamu merasakan
“ Cinta bukanlah bagaimana kamu menerima , tapi bagaimana kamu memberi “
“ Jika kamu bisa mancintai seseorang maka , kamu juga harus bisa meneriman dia apa adanya baik segala kelebihan maupun segala kakurangan nya’
“ Cinta tak selalu akan bahagia karena cinta juga ada derita , ibarat air laut dia tak akan selalu pasang karena di suatu saat dia akan surut juga “
“ Jangan pernah engkau mempermainkan perasaan seseorang karena di suatu saat hukum karma pasti akan berlaku kepadamu “
“ Ada tiga hal yang harus dilakukan oleh seorang lelaki dalam menasehati kekasihnya yaitu , nasehati dia sebagai sahabat , nasehati dia sebagai seorang abang dan nasehati dia sebagai seorang kekasih “
“ Kadang orang yang menangis dan tertawa dalam pelukanmu adalah cinta yang tak pernah engkau sadari ‘
“ Jangan pernah ucapkan selamat tingal jika engkau masih mau mencobanya “
“Jangan pernah engkau ucapkan kata perpisahan jika engkau masih mencintainya “
“ Jangan ucapkan kata menyerah jika engkau masih mampu untuk mencobanya “
“ Janganlah engkau merasa cepat berputus asa dalam hal apapun tapi tirulah Thomas alva Edison yang sudah gagal ribuan kali sebelum dia menyempurnakan lampu pijarnya “
“ Tolong Tanya pada hatimu , apakah kamu pernah melakukan seperti apa yang dilakukan oleh lilin , yang memberi cahaya dikegelapan tetapi dia tidak pernah merisaukan dirinya yang meleleh terbakar demi sebuah cahaya yang tak pernah dinikmati untuk dirinya sendiri “
“ Mengapa aku merasa sangat jahu ketika cinta begitu dekat denganku , dan mengapa pula aku merasa dekat diketika cinta menjahu dariku “

cinta terlarang


cinta yang dilarang itu pasti ada sebabnya. Mungkin karna masih ada hubungan darah, atau mungkin karena suatu kepercayaan adat/agama/kebudayaan daerah masing-masing, mungkin juga karena faktor usia yang masih belum mencukupi,oleh karena itu orang tua melarang kita untuk

Tuesday, October 16, 2012

Sejarah Kabupaten Ponorogo


Menurut Babad Ponorogo, berdirinya Kabupaten Ponorogo dimulai setelah Raden Katong sampai di wilayah Wengker. Pada saat itu Wengker dipimpin oleh Suryo Ngalam yang dikenal sebagai Ki Ageng Kutu. Raden Katong lalu memilih tempat yang memenuhi syarat untuk pemukiman (yaitu di dusun Plampitan Kelurahan Setono Kecamatan Jenangan sekarang). Melalui situasi dan kondisi yang penuh dengan hambatan, tantangan, yang datang silih berganti, Raden Katong, Selo Aji, dan Ki Ageng Mirah beserta pengikutnya terus berupaya mendirikan pemukiman.

Muncul Lafadz Allah di Tembok Warga


Lafadz Allah Yang Muncul di
Info Ponorogo – Kejadian aneh terjadi di bumi reyog, sinar matahari yang masuk melalui genteng kaca warga membentuk lafadz Allah. Fenomena ini terjadi di rumah Bapak Wiyadi yang beralamatkan di Jalan Letjen Suprapto No. 83 Ronowijayan Siman Ponorogo. Lafadz itu nampak jelas sekali pada tembok yang terkena sinar  matahari.
Dikutip dari Lensaindonesia.com Fenomena itu kali pertama dipergoki Emelia (24) putri kedua  Wiyadi, pada Kamis (06/09) lalu. Emelia yang saat itu sedang duduk-duduk di ruang belakang rumahnya tanpa sengaja melihat ke tembok namun pelan-pelan muncul lafadz Allah ditembok yang terkena sinar matahari yang masuk melalui genteng  kaca. Karena kaget, ia lari ke rumah saudara sepupunya dan akhirnya ramai-ramai keluarga ini melihat fenomena alam tersebut.

Pembagian Daerah



Kabupaten Ponorogo, adalah sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Ibukotanya adalah Kota Ponorogo. Kabupaten Ponorogo terdiri atas 21 kecamatan, yang dibagi lagi atas 279 desa dan 26 kelurahan.